BNPT Puji Ustadz Moderat Ceramah di Dunia Maya, Klaim Bisa Tekan Pengaruh Radikalisme

  • Share
BNPT Puji Ustadz Moderat Ceramah di Dunia Maya, Klaim Bisa Tekan Pengaruh Radikalisme

Mesjid.id – Penceramah atau ustadz yang membuat konten ceramah di dunia maya seperti YouTube bisa tekan pengaruh radikalisme. Sehingga itu dipuji Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai pengaruh positif.

BNPT menilai kehadiran para penceramah dengan materi-materi dakwah yang moderat di dunia maya selama pandemi efektif menekan pengaruh radikalisme di Tanah Air.

“Mereka (para penceramah) yang mayoritas moderat cukup mengimbangi konten-konten keagamaan di dunia maya (yang intoleran dan radikal),” kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid dalam diskusi bertajuk “Perempuan Teladan, Optimis dan Produktif (TOP) Viralkan Perdamaian dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme” di Convention Hall, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Sabtu.

Konten keagamaan yang tersebar di dunia maya dan biasa diakses masyarakat di Indonesia, 67,7 persen di antaranya merupakan konten keagamaan bernuansa intoleran dan radikal.

Baca Juga:
Komisioner Tinggi HAM PBB Desak China Tinjau Kebijakan Kontra Terorisme, Dampaknya Terhadap Muslim Uighur

Setelah memasuki pandemi yang diikuti penerapan protokol kesehatan (prokes), lanjut dia, konten dakwah dari penceramah yang moderat dan toleran mulai banyak bermunculan di dunia maya sehingga menekan pengaruh konten radikal tersebut.

“Begitu ada pandemi, para kiai, penceramah, maupun pendeta yang selama ini diam, tidak viral tetapi karena ada prokes mereka mau tidak mau menggunakan sarana gadget (untuk dakwah),” kata dia.

Berkat kemauan para penceramah moderat untuk hadir di dunia maya, Nurwakhid menyebut indeks potensi radikalisme di Indonesia berdasarkan hasil survei tahun 2020 turun menjadi 12,2 persen dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 55,2 persen.

Indeks potensi radikalisme yang mencapai 12,2 persen tersebut didominasi generasi milenial.

Selain itu, indeks risiko terorisme (IRT) pada 2021 juga telah turun menjadi 52,22 persen atau melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang sebesar 54,36 persen.

Baca Juga:
Penceramah Moderat Efektif Menangkal Radikalisme, Terutama di Dunia Maya

Menurut Nurwakhid, munculnya paham radikal selalu diawali dengan sikap eksklusif dan intoleran terhadap keragaman.



#BNPT #Puji #Ustadz #Moderat #Ceramah #Dunia #Maya #Klaim #Bisa #Tekan #Pengaruh #Radikalisme

Sumber : www.suara.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *