Positif Covid-19 Nasional Hari Ini Tambah 1.468 Orang, DKI Jakarta Sumbang Kasus Terbanyak

  • Share
Positif Covid-19 Nasional Hari Ini Tambah 1.468 Orang, DKI Jakarta Sumbang Kasus Terbanyak

Mesjid.id – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia pada Sabtu (9/4/2022) bertambah sebanyak 1.468 orang. Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah yang paling banyak menyumbang kasus positif pada hari ini.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, DKI Jakarta melaporkan ada 450 kasus positif terbaru, 702 orang sembuh dan tiga orang meninggal dunia. Sementara di Jawa Barat terdapat 266 kasus positif anyar, 976 kasus sembuh dan dua orang meninggal dunia.

Di peringkat ketiga terdapat Provinsi Banten yang melaporkan sebanyak 153 kasus baru, 644 kasus sembuh dan kasus kematian nihil. Di bawahnya terdapat Jawa Tengah yang juga melaporkan 104 kasus positif terbaru, 177 kasus sembuh dan 10 orang meninggal dunia.

Provinsi Jawa Timur melaporkan adanya 86 kasus positif baru, 132 kasus sembuh dan 14 orang meninggal dunia.

Baca Juga:
Update: Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 1.468 Orang, 3.865 Sembuh dan 41 Meninggal Dunia

Itu adalah lima provinsi yang melaporkan kasus positif Covid-19 terbanyak pada hari ini. Berikut merupakan daftar laporan provinsi lainnya:

Papua: 44 kasus
Bali: 42 kasus
NTT: 39 kasus
DI Yogyakarta: 36 kasus
Kalimantan Tengah: 30 kasus
Sumatera Utara: 20 kasus
Sumatera Barat: 20 kasus
Lampung: 20 kasus
Riau: 18 kasus
Kepulauan Riau: 17 kasus
Kalimantan Barat: 17 kasus
Bangka Belitung: 15 kasus
Jambi: 14 kasus
Kalimantan Utara: 14 kasus
Sumatera Selatan: 11 kasus
Sulawesi Tengah: 10 kasus
Sulawesi Selatan: 8 kasus
Kalimantan Timur: 7 kasus
Kalimantan Selatan: 6 kasus
NTB: 4 kasus
Sulawesi Tenggara: 3 kasus
Papua Barat: 3 kasus
Aceh: 2 kasus
Bengkulu: 2 kasus
Sulawesi Utara: 2 kasus
Maluku: 2 kasus
Maluku Utara: 2 kasus
Gorontalo: 1 kasus



#Positif #Covid19 #Nasional #Hari #Ini #Tambah #Orang #DKI #Jakarta #Sumbang #Kasus #Terbanyak

Sumber : www.suara.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.